Remaja-Jkt – Seminar TRE
TRE Indonesia

Seminar Teknik Revolusioner For TEENS

Inilah Warisan atau Bekal yang Mutlak Diberikan Orangtua Kepada Putra-Putrinya di Zaman Now

Teknik Mengelola Emosi Dan Membangun Kepercayaan Diri Tanpa Perlu Menceritakan Masalah dan Bisa dilakukan Seumur Hidup oleh Putra-Putri Anda

Terbukti dalam kurun waktu 7 tahun : lebih dari 13.000 orang telah belajar dan merasakan manfaatnya

Halo Bapak dan Ibu terkasih, saya Irene Ceranine - Global Certified TRE Trainer dari TRE Indonesia dan juga Teenage Coach.

Sebagai seorang Coach untuk para remaja, seringkali saya mendapatkan cerita dari mereka tentang apa yang menjadi tantangan dalam hidup mereka. Ramai deh suasana setiap kali ketemuan dengan mereka, semua berebutan untuk cerita.

Tapi saya perhatikan kebanyakan dari cerita mereka banyak kemiripan tapi beda skenario. Kalau saya boleh mengkategorikan cerita mereka menjadi 2 bagian yakni: ORANGTUA dan LINGKUNGAN.

Wah pokoknya kesannya Orang Tua itu adalah Bad Guy nya deh dan didukung oleh LINGKUNGAN yang semakin membuat mereka down.

Saya percaya bahwa setiap cerita selalu mempunyai dua sisi, saya yakin bahwa kacamata yang bercerita yang berbeda-beda. Sisi ANAK dan sisi ORANGTUA. 

Irene Ceranine, Global Certified TRE Provider

Cerita Anak Remaja..

Saya Lelah..

"Kak Irene, lihat deh (sambil menunjukan bekas luka "cutting" pada lengan dalam mereka). Aku tuh capek banget tau ga sih kak, mama selalu bilang aku malas belajar, taunya main game ajah. Andaikan mama mau mendengarkan aku, aku tuh udah berusaha untuk bisa menjadi apa yang mama mau, tapi aku tuh butuh untuk refreshing juga. Susah tau ga sih jadi aku, udah PR banyak, ulangan terus, jadwal les yang padat, saingan tuh sama jam kerja papa di kantor. Cape tau ... tapi setiap kali aku ngeluh selalu dimarahin dibilang ga cukup berusaha, si A bisa tuh masa kamu ga bisa, dll. Aku sampe ga tau lagi harus apa, dengan aku baret2in tangan gini rasanya lebih lega, jadi ga kependem di dalam, daripada jadi gila mendingan aku keluarin jadi lebih lega dikit."

"Tapi ada ga sih Kak, yang bisa buat aku plong gitu? jadi merasa lebih fokus belajar ? Aku pengen banget buat mama papa bangga"

Saya Salah...

"Kak, apa lebih baik aku kabur ajah ya dari rumah? Selalu kalo ada apa2, aku yang salah, aku yang ga mau ngalah sama adek, aku yang selalu cari masalah sama kakak, aku yang ga bersyukur, aku yang mau nya minta ini itu tapi ga bersyukur kalo udah dikasih. Kayak aku itu tuh PARASIT gitu di rumah. Mama ga pernah mau dengerin penjelasanku, slalu bilang aku banyak alasan. Kayaknya kalo aku pergi, mereka juga ga akan merasa kehilangan deh." 

"Atau Kak Irene ada cara ga supaya aku bisa menjadi ga emosian orangnya sehingga bisa akur sama orang2 yang aku sayang?"

Saya adalah korban...

"Kak, pernah ga sih ngalamin di bully? Aku tuh ga ngerti kenapa temen-temen di sekolah selalu mentargetkan aku, diomongin terus, sampai di sosmed juga diomong2in. Aku malu banget loh dan sediiih banget. Tapi kalau aku cerita sama ayah dan ibu, pasti mereka akan bilang kalau aku yang cari masalah duluan, kalo aku cemen ga bisa berjuang buat diri sendiri, atau aku terlalu sensitif. Tapi aku juga ga mau ayah Ibu tau, karena mereka pasti akan sedih kalo tau aku selalu di bully di sekolah. Setiap kali mau sekolah jadi males banget, parno takut di bully lagi, badan rasanya kayak mager gitu ..."

"Aku harus bagaimana ya Kak? Ada ga sih yang bisa buat ku ga sensitif dan lebih bisa menjalani hidup lebih asik gitu"

Cerita Orangtua ..

Bapak/Ibu, terkait putra-putri Anda, pernahkah Anda mengalami hal-hal berikut ini ?
  • Susah diatur
  • Diberi motivasi malah demotivasi 
  • Sulit berkonsentrasi belajar
  • Semangat belajar sangat kurang
  • Emosian atau labil emosinya
  • Putra-putri Anda mengalami kecemasan yang tidak jelas
  • Anda merasa Putra-putri anda kurang fight / kurang daya juangnya
  • Putra-putri Anda pernah menjadi korban bully di sekolah?
  • Putra-putri Anda sudah mengalami sakit : asam lambung, migrain, eksim, susah tidur?
  • Anda mengkhawatirkan masa depan Putra-putri Anda?
Padahal ... 

Orangtua sudah merasa mencintai Putra-putrinya, memberikan yang terbaik kepada Putra-putrinya. Tapi mengapa mereka masih merasa tidak dicintai? tidak dimengerti? 

Inilah yang membuat orangtua FRUSTRASI dan BINGUNG.

FAKTA 1 : Kita tidak bisa mendampingi Putra-putri kita 24 Jam dan selamanya...
FAKTA 2 : Tidak semua masalah yang dialami oleh Putra-putri akan diceritakan kepada kita

Tentu saja kalau Putra-putri menghadapi kendala tidak bisa didampingi oleh orangtuanya terus menerus. Mereka mau tidak mau harus menghadapi masalah itu sendiri suatu saat.

Selama Anda bisa mendampingi pun, tidak semua masalah akan diceritakan kepada Anda. Mungkin karena takut disalahkan atau  alasan lainnya.

Maka sangat penting membekali mereka dengan tools yang bisa  digunakan seumur hidup. Setujukah Anda?

Solusi Apa Yang Anda Lakukan untuk Membantu Putra-putri Anda?

Apakah Anda sudah mencarikan solusi melalui beberapa cara di bawah ini?

1. Apakah Anda sudah pernah memberikan nasihat?

2. Apakah Anda sudah menegur dengan keras atau memberikan ultimatum?

3. Apakah Anda sudah bernegosiasi dengan Putra-putri agar menjadi lebih baik? 

4. Atau berkonsultasi dengan expert?  Dan tentu saja tidak semua anak bersedia dan dengan cara ini. Karena ada kemungkinan Putra-putri Anda bertanya-tanya kepada dirinya, Apakah saya punya masalah yang berat sehingga butuh bantuan terapis?

Kalau Anda sudah melakukan hal seperti ini dan tidak terjadi perubahan apa yang harus diberikan Anda sebagai orang tua untuk membuat mereka siap menghadapi masa depan mereka?


Kabar Gembira!!!
Sekarang sudah ada sebuah cara yang sangat unik untuk Anak Milenial Zaman Now

Karena :

1. Tidak perlu menceritakan masalahnya

2. Bisa dilakukan sendiri, kapanpun, dimanapun

3. Tidak butuh waktu lama

4. Sangat sederhana 

5. Mudah dilakukan

6. Dampaknya langsung bisa dirasakan

7. Bisa dilakukan seumur hidup

Ini akan berdampak melepaskan beban emosi, stress, masalah-masalah yang tidak terselesaikan dulunya sehingga Anak-anak akan tumbuh dengan mental yang sehat dan siap menghadapi masa depannya. 




Inilah 7 kerugian apabila mereka tidak memiliki kemampuan dalam mengelola emosi 

  • Menjadi rentan akan pengaruh negatif dari lingkungan sekitar
  • Menjadi mudah down dan Tidak percaya diri
  • Keluhan Psikosomatis yang semakin menjadi jadi
  • Tidak fokus belajar karena terlalu banyak beban pikiran
  • Semakin menarik diri dari lingkungan
  • Harus terus menerus di motivasi
  • Emosi yang tidak stabil dan merugikan orang sekitar

Dan inilah 7 keuntungan apabila Anda memberikan kesempatan kepada Putra-putri Anda untuk belajar Mengelola Emosi dengan Teknik TRE

  • Memiliki kemampuan untuk mengelola emosi.
  • Bebas dari masalah yang berhubungan dengan Psikosomatis seperti asam lambung, pusing, lemah letih lesu, sulit berkonsentrasi, keringat dingin dan lain lain.
  • Mampu untuk menghadapi tantangan apapun yang ditemuinya tanpa perlu tergantung kepada orang lain.
  • Menjadi pribadi yang lebih fokus pada tujuan hidupnya
  • Semakin Positif dalam hidupnya dan memiliki mindset yang positif
  • Terhubung dengan orang orang di sekitarnya terutama keluarga
  • Meningkatkan percaya diri, rasa aman dan perasaan berharga

TRE, Teknik Sederhana, Mudah dan Ampuh. Terbukti selama 40 tahun oleh Jutaan orang di 67 Negara

Kini telah ditemukan sebuah teknik “mandi mental” yang bisa dilakukan oleh diri sendiri kapan dan dimanapun juga yang bisa membongkar lapisan-lapisan mental negative masa lalu, yaitu TRE, Tension and Trauma Releasing Exercises.

Teknik ini bisa dilakukan sambil nonton, baca buku bahkan sambil kerja. Sangat sederhana dan mudah diaplikasikan, layaknya Anda Mandi, setelah melakukan TRE anda akan merasa plong dan nyaman.

Dengan Senang Hati Saya Mengundang Anda ....

Untuk mengenali kegeniusan tubuh Anda dalam melepaskan segala emosi negatif dalam diri yang bisa digunakan secara sengaja untuk mengatasi berbagai masalah.

Seminar TRE 3 Jam (Belum Praktek) ini akan diselenggarakan di :

Tempat

Swiss-Bel Hotel Mangga Besar
Jl. Kartini Raya No.57, Jakarta Pusat

Hari, Tanggal

Minggu 

29

Maret 2020

Jam

09.00 - 12.00

WIB

Investasi Normal Rp 585.000,-

Early Bird Rp 295.000,- (khusus 30 pendaftar pertama)*

*Bayar 1 untuk 1 keluarga maksimal 4 orang (Papa, Mama, 2 Anak)

Khusus 30 Pendaftar Pertama (melakukan transfer) akan mendapatkan Buku TRE yang ditulis langsung oleh Dr. David Berceli dalam bahasa Indonesia senilai Rp 165.000,-

“Tension and Trauma Releasing Exercise”
Metode Revolusioner untuk Pemulihan dari Stress dan Trauma
--ditulis oleh DR. David Berceli

Di Seminar ini Anda akan mendapatkan:

  • Mengerti garis perintah kerja otak sehingga bisa memahami mengapa menasihati Anak sering tidak berhasil.
  • Apa sesungguhnya yang dibutuhkan Putra-putri Anda dalam proses perkembangan mentalnya dan apa dampaknya jika itu tidak terpenuhi.
  • Bagaimana proses dan cara kerja TRE secara ilmiah yang bisa membantu melepaskan beban emosi dan penyakit psikosomatis.
  • Menyadari pentingnya mendengarkan tubuh dan meningkatkan kepekaan tubuh.
  • Beda teknik healing TRE dengan teknik lainnya.
  • Menyadari kehebatan tubuh manusia dalam proses detoksifikasi mental dan memiliki harapan besar untuk hidup lebih baik
  • Cara mengelola emosi dan fisik yang menyebabkan kondisi Stres dan mengganggu aktifitas dan komunikasi

Berikut satu lagi kisah mereka setelah
mengikuti One Day Full Workshop TRE :